Self Reward: Kenapa Penting dan Pengaruhnya pada Kesehatan Mental

Ahli Psikologi
Product Satu Persen
19 Des 2023

Halo, Perseners! Gue punya kabar menarik nih tentang self reward. Tahukah lo, bahwa memberikan penghargaan ke diri sendiri itu nggak cuma soal memanjakan diri, tapi juga bisa jadi kunci produktivitas? Yup, penelitian terbaru menunjukkan bahwa self reward yang tepat bisa meningkatkan motivasi dan efektivitas kita dalam beraktivitas. Menarik, kan?

Namun, lo harus hati-hati! Banyak orang yang salah kaprah dalam menerapkan self reward. Mereka cenderung memilih reward yang justru bisa membawa dampak negatif, seperti belanja berlebihan atau makan berlebih. Hal ini bukan hanya merugikan secara finansial, tapi juga bisa berdampak buruk pada kesehatan fisik dan mental.

Nah, berbicara tentang kesehatan mental, self reward yang bijak ternyata punya peran besar, lho. Dengan reward yang sesuai, kita bisa merasa lebih dihargai dan termotivasi. Ini sangat penting, terutama dalam menghadapi tekanan dan tantangan sehari-hari. Reward yang tepat bisa menjadi booster untuk kesehatan mental kita, memberikan rasa puas dan bahagia yang autentik.

Jadi, gimana sih cara self reward yang benar? Pertama, tentukan goal yang jelas dan achievable. Setelah itu, pilihlah reward yang sehat dan produktif, seperti mengambil waktu istirahat, melakukan hobi, atau mungkin belajar skill baru. Ingat, reward itu bukan cuma soal materi, tapi juga tentang memberi apresiasi pada diri sendiri.

Jadi, perseners, self reward itu penting banget untuk menjaga motivasi dan kesehatan mental kita. Tapi, ingat untuk melakukannya dengan bijak ya. Pilihlah reward yang sehat dan positif, yang bisa mendukung tujuan dan pertumbuhan pribadi lo.


Kesalahan dalam Self Reward

Dalam praktik self-reward, kesalahan kecil bisa berakibat pada hilangnya manfaat yang seharusnya diperoleh. Mari kita telusuri beberapa kesalahan umum yang sering terjadi.

  1. Mengabaikan Kesalahan: Ketika kita tidak mempertimbangkan pengalaman masa lalu dengan reward, kita cenderung mengulangi kesalahan yang sama dan mempertahankan pandangan negatif tentang reward.
  2. Tidak Mengukur Sebelum Memberikan Reward: Memilih reward tanpa mengidentifikasi perilaku yang sesuai untuk diberi penghargaan dapat menyebabkan ketidaksesuaian antara reward dan perilaku yang diinginkan.
  3. Mengabaikan Hasil: Jika reward yang diberikan tidak menghasilkan perilaku atau hasil yang diinginkan, ini menunjukkan sistem reward yang bermasalah.
  4. Pengakuan yang Tidak Rutin: Pengakuan yang jarang diberikan dapat mengurangi dampaknya pada motivasi dan moral.
  5. Reward yang Tidak Bermakna atau Berdampak: Reward yang tidak memiliki makna atau dampak tidak akan efektif dalam memotivasi individu.
  6. Ketergantungan pada Validasi Eksternal: Terlalu bergantung pada reward eksternal dapat mengurangi motivasi intrinsik dan mengarah pada ketergantungan pada validasi eksternal.

Pengaruh Self Reward terhadap Kesehatan Mental

Perseners! Penting untuk memahami bagaimana penerapannya yang benar dapat memberikan dampak positif pada kesehatan mental kita.

1. Meningkatkan Motivasi

Salah satu cara self reward meningkatkan kesehatan mental adalah dengan memacu motivasi. Seperti yang dijelaskan di Ness Labs, dengan mengantisipasi reward, kita lebih cenderung berkomitmen untuk mencapai tujuan dan kurang cenderung menunda-nunda. Self reward bertindak sebagai bentuk penguatan positif, meningkatkan kemungkinan kita untuk mencapai tujuan di masa depan​​​​.

2. Meningkatkan Kadar Dopamin

Dopamin, yang sering disebut sebagai 'hormon reward', berperan penting dalam mempengaruhi mood dan motivasi kita. Setiap kali kita memberikan reward kepada diri sendiri, otak kita memproduksi dopamin yang membuat kita merasa bahagia dan puas. Ini juga membantu mengurangi stres, meningkatkan fokus, dan menambah kepercayaan diri​​​​.

3. Meningkatkan Self-Care

Self reward adalah bagian integral dari self-care. Menurut Kare Psychology, reward kecil bisa menjadi motivator yang kuat, meningkatkan kepercayaan diri, produktivitas, rasa syukur, dan kepuasan. Ini membuktikan bahwa self reward bukan tanda egoisme, melainkan sebuah tindakan yang mendukung kesejahteraan diri​​.

4. Sebagai Mekanisme Coping

Self reward dapat berfungsi sebagai mekanisme coping, mendorong kita secara bawah sadar untuk menyelesaikan tugas dan mencapai tujuan. Ini membantu kita untuk bergerak maju meski dihadapkan pada tantangan dan stres​​.

Memanajemen Sistem Reward Pribadi

Penting untuk mengatur sistem reward pribadi dengan bijak. Menghindari pemberian reward secara berlebihan sangat penting untuk mengelakkan ketergantungan dan perilaku destruktif. Di sisi lain, memberikan reward secara teratur dan tepat waktu dapat membantu otak kita bekerja lebih baik karena mengetahui bahwa ada reward yang akan mengikuti. Dengan cara ini, self reward dapat meningkatkan kemampuan kita untuk menikmati proses, bukan hanya hasilnya​​.

Gimana sih Cara Self Reward yang Benar?

Setelah memahami pengaruh positif dari self reward terhadap kesehatan mental, saatnya kita membahas bagaimana menerapkannya dengan benar.

1. Tentukan Tujuan

Langkah pertama adalah menetapkan tujuan atau milestone yang ingin lo capai. Menentukan tujuan yang spesifik penting agar lo dapat memberikan reward yang sesuai saat tujuan tersebut tercapai​​.

2. Pilih Reward yang Bermakna

Pilihlah reward yang pribadi dan sesuai dengan tujuan. Baik itu aktivitas, pengalaman, atau barang yang benar-benar lo hargai, pastikan bahwa reward tersebut memiliki arti bagi lo​​.

3. Variasikan Reward

Berikan berbagai jenis reward, mulai dari barang material, pengalaman, hingga reward non-material seperti pengakuan atau relaksasi. Variasi ini penting agar lo tidak cepat bosan dan tetap termotivasi​​.

4. Tetapkan Milestone yang Realistis

Tetapkan milestone yang realistis dan dapat dicapai. Ini akan membantu lo tetap termotivasi dan menghindari rasa putus asa​​.

5. Gunakan Sistem Reward

Terapkan sistem untuk melacak kemajuan lo  dan beri reward pada diri lo sendiri saat mencapai milestone. Lo bisa menggunakan kalender fisik atau digital, bagan kemajuan, atau aplikasi mobile​​.

6. Jadwalkan Reward Secara Teratur

Rencanakan reward lo di muka dan alokasikan waktu khusus untuk keluarga atau teman. Hal ini akan membantu Anda mempertahankan motivasi dan menikmati antisipasi penerimaan reward​​.

7. Refleksi atas Kemajuan

Secara teratur evaluasi sistem self reward lo untuk memastikan tetap efektif dan selaras dengan tujuan lo. Sesuaikan atau modifikasi sistem sesuai kebutuhan untuk terus memotivasi diri lo dan meningkatkan kesehatan mental​​.

Ingatlah bahwa self reward harus seimbang dan berkelanjutan, mendukung pendekatan yang sehat dan menyenangkan untuk pertumbuhan pribadi dan self-care lo.

Kesimpulan

Perseners! Kita telah membahas tentang self reward, mulai dari pengertian dan pentingnya self reward, kesalahan yang sering terjadi, pengaruhnya terhadap kesehatan mental, hingga cara menerapkannya yang benar, semuanya telah kita ulas dengan mendalam.

Self reward adalah alat yang ampuh untuk meningkatkan motivasi, kesehatan mental, dan produktivitas. Dengan menetapkan tujuan yang jelas, memilih reward yang bermakna, dan menyesuaikan sistem reward kita, kita bisa mencapai lebih banyak dan merasa lebih puas dengan pencapaian kita. Ingat, kunci dari self reward adalah keseimbangan dan kesinambungan - memilih reward yang tepat dan menggunakannya dengan bijak.

Tapi, jangan berhenti di sini! Untuk lebih memperdalam pemahaman lo tentang self reward dan bagaimana menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, lo bisa menonton video YouTube Satu Persen.



Yuk, klik di sini untuk mengakses video. Video ini akan memberikan wawasan tambahan dan praktis tentang topik self reward yang telah kita bahas. Jangan lupa untuk like, comment, dan subscribe di channel YouTube tersebut agar tidak ketinggalan update terbaru dari kami!

Referensi:

  1. Alexander. (2014). Self-rewards and personal motivation. https://www.sciencedirect.com/science/article/abs/pii/S0014292114000439
  2. Saunderson, Roy. (2023). Top 10 Mistakes in Designing a Reward Program. https://authenticrecognition.com/top-10-mistakes-in-designing-a-rewards-program/
  3. Rose, Hannah. (2023). Self-Motivation: how to build a reward system for yourself. https://nesslabs.com/self-motivation
  4. Perry, Elyzabeth. (2022). You’ve earned it: Learn About the Benefits of Rewarding Yourself. https://www.betterup.com/blog/reward-yourself
  5. Susan. (2020). Intrinsic Motivation: 4 Steps to Healthier Behavior. https://www.psycom.net/self-care-101/intrinsic-motivation-4-steps-healthier-behavior






Bagikan artikel

Disclaimer

Jika Anda sedang mengalami krisis psikologis yang mengancam hidup Anda, layanan ini tidak direkomendasikan.

Silakan menghubungi 119.